Posted in EKSPEDISI, Ekspedisi PIJAR

Tantangan 1 : Where are we going?

Singapore

Luas : 722.5 km2

Jarak dari Jakarta : 898km 558 miles

Lokasi : di ujung selatan Semenjang Melayu

Populasi : 5.6 juta (74.3% Chinese, 13.3% Malay, 9.1% Indian, 3.3% Others)

Agama : 33.2% Buddhisme ; 18.8% Christian ; 18.5% Tidak beragama14.0% Islam10.0% Taoism and folk religion ; 5.0% Hinduisme ; 0.6% other

Mata Uang : 1$  Singapore = 10.269,83 IDR

Beberapa hal yang harus di perhatikan:

1. Mematuhi peraturan budaya lokal 

2. Tidak boleh mengunyah/ permen karet

3. Membuang sampah pada tempatnya

4. Tidak Boleh Merokok di beberapa tempat

5. Tidak boleh membawa/mengkonsumsi Narkoba

Sejarah Singkat :

Menurut legenda, Singapore telah ditemukan berabad-abad lalu oleh pangeran sumatra yang mendarat di sebuah pulau dan melihat seekor singa. Dia menganggap itu sebagai pertanda baik dan menemukan kota bernama Singapura, artinya kota singa. Legenda itu bisa benar atau tidak benar. Sebenarnya nama Singapura tidak dicatat sampai abad ke 16 dan Singapore hanya pos perdagangan populasi kecil bukan kota.

Tempat Menarik : National Museum of Singapore.

Transportasi melakukan perjalanan di singapore : Menggunakan transportasi publik

Sumber informasi :

Posted in Ekspedisi Lereng Merapi

XPDC Lereng Merapi Journal day 6

Jogjakarta, Rabu, 10 Juli 2019

Aku dan Nara bangun sekitar jam 1.00am dan kami packing untuk nanti pagi, Kami lalu membersihkan kasur, aku mengeluarkan carpet yoga mamaku dan kami malah ketiduran sampai jam 5.00am. Kami lalu berikan sabun bikin sendiri (karena aku tidak bawa souvenir)kepada ortu asuh kami sebagai bilang “terima kasih”. Kami lalu membantu bapak ortu asuh kami untuk menyapu halaman dan memberi makan untuk ayamnya ortu asuh kami. Kami di ajarin bagaimana menangkap ayam aku berhasil. Kak mel dan Kaysan datang untuk wawancarai kami berdua kami pamit ke ortu asuh kami dan kami kumpul ke sanggar. Di sanggar kami mengevaluasi teman – teman kita, akupun juga masukan untuk memperbaiki diriku.

kami lalu pamit kepada semua di sanggar. Lalu Nara dimarahin sama pak Untung karena kami sleepover di rumah Fatih dan Bagas. Ternyata itu semua prank karena hari itu hari Nara ultah. Selamat Ulang Tahun Tahun Nara yang ke 12th. Nasi Tupeng Birthdaynya enak banget.

Kami lalu pamit dengan pengurus sanggar dan anak – anaknya di situ.

Lalu kami naik angkot, bis TransJogja dan bis cemara tunggal untuk ke stasiun. Kami sampai ke SMP 5 lalu kami jalan ke stasiun. Kami akhirnya sampai ke stasiun dan kami pamit kepada teman – teman kami yang rumahnya di Jogja dan kata kak Inu kami bawa bekal dan harus kumpul jam 2.

lalu aku & nara makan di tempat bernama Loko CAFE di stasiun dan makanannya enak dan agak mahal. Kami lalu lari ketempat kumpulnya karena sudah hampir jam 2 siang. Kereta sudah mau berangkat dan lalu kami masuk kereta. Kereta berangkat tepat pukul 2.45 siang, Perjalanan dari st. Lempuyangan (jogjakarta) ke St. Pasar ditempuh dalam waktu kurang lebih 10jam. Sampai di St, Pasar Senen Sekitar 12 malam aku sampai stasiun pasar Senen dan bertemu keluargaku dan aku senang bisa bertemu kembali dengan keluargaku.

Sepanjang menulis journal ini aku rindu dengan teman-temanku ekspedisi, rasanya masih pingin bermain bersama lagi dan ngobrol bersama lagi. Terutama sama Fatih, Nara, Bagas, Wildan dan Brian. Jika tahun depan ada ekspedisi lagi aku join lagi dan bertemu kembali dengan mereka. Terima Kasih Jaladwara kak Inu, Kak Mel & Kak Rinta. Dan juga Terima kasih orangtua asuhku ibu Sumpani, bapak Witono, Beni dan Chiko the dog.

Posted in Ekspedisi Lereng Merapi

XPDC Lereng Merapi Journal day 5

Jogjakarta, Selasa, 9 Juli 2019

Aku bangun jam 5.00 dan aku sarapan NasGor. Aku dan nara bermain di rumahnya fatih, brian dan bagas dan tiba – tiba ada kucing masuk rumah ortu Fatih & Bagas, bagas lalu ambil kucingnya dan siksa kucingnya. Kami berempat lalu kumpul di sanggar dan main Lempar bola, kata kakak mentornya kami bisa melempar bola dari fatih ke bagas dalam 1 detik! kami mencoba idenya Nara tapi masih belum 1 detik, kami lalu menyerah dan kak Mel (salah satu kakak mentor) dan kami berhasil 1 detik. Aku & kelompokku lalu melanjutkan membuat infografis pangan dan setelah jam 12.00pm kami pulang ke rumah ortu masing – masing lalu aku kerumah dan makan siang lalu aku ke sanggar dan lengkapin infografis kelompokku dan setelah sudah lengkap aku dan beberapa temanku latihan bermain musik.

Aku latihan instrumen bernama Saron. Kami lalu main instrumen kami sambil teman – temanku yang lain menari. Aku dan Nara lalu pulang dan kami makan malam dan setelah kami makan fatih mampir kerumah ortu asuh kami. Kami lalu main bersama Beni dan kami ke sanggar untuk siap – siap presentasi. Aku & kelompokku latihan presentasi dan Kak Mel menjelaskan kenapa kami homestay di Dusun Sumber. Kelompok yang lain ganti – gantian presentasi dan akhirnya aku & kelompokku sekarang yang presentasi, aku gugup karena aku takut salah ngomong tapi presentasinya berhasil dan ada pesan bagus juga. Setelah presentasi kami semua bermain musik sebagai terima kasih untuk warga dusun sumber. Lalu setelah penutupan kami membuat logbook dan sekitar jam 21.00pm kami pulang ke rumah ortu asuh masing – masing dan tidur untuk persiapan pulang besok.

MERANCANG PRESENTASI

PEMENTASAN

Posted in Ekspedisi Lereng Merapi

XPDC Lereng Merapi Journal day 4

Jogjakarta, Senin, 8 Juli 2019

Aku bangun lalu aku bangunin Nara dan kami sarapan. Kami lalu mengumpul di sanggar, dan setelah kami kumpul semua, kami menuju ke Pasar Talun. Sebelum kami pergi aku dan fatih setuju kami membantu sesama lain, jadi setelah kami sampai pasar aku dan brian membeli bawang putih dan tempe. Kami lalu membantu Nara belanja karena Nara mau membuat perkedel. Lalu kami mengerjakan tantangan dan tantangan itu menyuruh kami untuk tanya tukang buahnya berapa jenis buah, dari mana dan harga berapa. Kami lalu ditarik fatih & brian karena mereka masih belum tahu dimana penjual bibit tanaman. Lalu fatih & brian membeli Jenang Grendul untuk sarapan karena itu bagian dari tugas mereka. Lalu aku & nara mencari tukang tape tapi aku lapar jadi kami mencari tukang bubur ayam untuk sarapan, tapi tidak ada jadi kami membeli bakso untuk sarapan. Baksonya agak hambar karena tidak pakai micin tapi yang pasti sehat aku suka!

PASAR TALUN

Lalu kami ke dusun sumber dan aku & nara ke rumah ortu asuh kami untuk menaruh belanjaan kami. Kami lalu balik ke sanggar untuk melanjutkan mind map kelompok masing – masing. Aku dan kelompokku wawancarai Pak Witono, Bu Marni dan Bu Sri di rumah masing – masing. Tema wawancara aku dan kelompokku adalah tentang pangan. Yang paling menarik dari wawancara itu adalah Bu Sri karena ceritanya sangat Lengkap, kami kehabisan kertas untuk menulis. Kami lalu ke sanggar untuk memverifikasi hasil galian wawancara kedalam mind map. Selain paling menarik wawancara dengan bu Sri, wawancara dengan beliau sangat melelahkan karena kami harus bolak – balik untuk mendapatkan Informasi yang kami inginkan. Akhirnya setelah beberapa kali gali lagi!(kata kak Inu) selesai juga.

Kami pulang kerumah masing – masing untuk memasak makan malam. Aku dan nara membantu satu sama lain, setelah kami masak tempe ibu asuh kami bilang makan duluan karena kami mau buru – buru ke sanggar. Di tengah – tengah kami masak, kakak jaladwara mengambil gambar kita memasak. Setelah kami makan aku mau mandi tapi setelah aku tutup pintunya kamar mandi, pintunya rusak jadi aku bilang bapak asuhku untuk memperbaiki pintu kamar mandinya. Setelah aku mandi aku dan nara ke sanggar terlambat. Kami jalan ke kantor kepala desa untuk beraktifitas di sana. Kami bermain Naik Turun(mudun & munggah). Kami lalu main permainan lain tapi aku lupa namanya.

MENGANYAM CERITA & REFLEKSI

Posted in Ekspedisi Lereng Merapi

XPDC Lereng Merapi Journal day 3

Jogjakarta, Minggu, 7 Juli 2019

Bangun Pagi sekitar jam 5.00, lalu aku bangunin Nara. Kami sarapan nasi goreng lalu siap – siap ke Candi Asu dan Candi Pendem. Kami lalu kumpul di Sanggar dan kami sadar kami terlambat sekitar 1 jam. lalu semua peserta XPDC (dan sekelompok anak desa) mengikuti kakak mentor ke Candi Asu. Sekitar jam 9 pagi kami sampai di candi Asu dan kami melihat candinya tutup, jadi kita ke candi Pendem. Setelah kami sampai candi Pendem, kakak mentornya bilang harus berhati – hati karena batu – batu candinya terbuat dari garam dan kalau ada air terkena batu, batunya bisa rusak. Lalu kami diberi tugas oleh kakak mentornya untuk mencari gambar dari foto yang diberikan. Aku & kelompokku mencari gambar – gambar relief dan patung – patung hindu dari kerjaan Mataram sekitar 900 B.C.E. Lalu kami ke candi Asu untuk melihat candinya sudah buka, ternyata masih tutup. Untuk membuang waktu, kami diskusi tentang Air di kali Senowo dan kata salah satu mentornya bilang dulu kali senowo bersih banget sampai airnya bisa diminum tetapi ada tambang pasir di atas gunungnya jadi bikin kalinya kotor. Setelah itu kami menuju kali senowo. Kami tersesat karena bagas salah arah. Akhirnya kami sampai ke kali Senowo dan aku dan semua cowok di XPDCnya ke dekat air terjun. Lalu kami membuat tumpuk batu(Rock Balancing) lalu kami hancurkan tumpuk batunya. Setelah itu Aku duduk di batu yang tidak kotor dan bengong sampai teman – temanku menjauhi dari air terjun. Aku mencoba untuk berkumpul kembali dengan teman – temanku dan aku kepleset dan kecebur di sungainya. Kami lalu foto bareng dengan tanda “JALADWARA” dan setelah foto tandanya jatuh ke sungai.

PLESIRAN KE CANDI

KALI SENOWO

Kami lalu ke FLG atau Festival Lima Gunung. Di FLG itu kami melihat tarian dan lagu dari gunung merbabu, merapi dll. Kami lalu jajan makanan karena sudah siang dan kami lapar. Aku jajan telor gulung 5, Mie Ayam, Crepes dan Es Krim. Setelah jajan kami mengobrol untuk membuang waktu, karena kami mau balik ke Dusun Sumber, Fatih dan bagas tidur bareng di bangku dan menurutku itu hampir membuatku ketawa. Lalu sekitar 11.30am kami balik ke Dusun Sumber, setelah sampai ke rumah ortu asuhku aku langsung ganti baju. Setelah itu aku di panggil sama Fatih dan Brian. Kami lalu main UNO dan setelah aku bengong 1 MENIT Brian lempar kartuku ke tanah, dan kak Inu omelin Brian karena itu (rasain tuh). Kami lalu di suruh untuk kumpul dan diberi tugas untuk wawancara warga Dusun Sumber. Aku dan Kelompokku wawancarai ibu Sumpani, ibu Umi, ibu Sri, ibu Hartini dan ibu Suyami tentang jenis bahan pangan, paceklik dan cara menghasilkannya. Lalu kami kumpulkan hasil wawancaranya dan kami pulang ke rumah ortu asuh masing – masing. Aku mandi dan setelah sudah siap ke sanggar. Dalam perjalanan ke sana aku kebelet BAB dan aku tahan sampai kita disuruh ke sanggar karena kau tidak suka BAB di toilet jongkok. Setelah selesai BAB kami diskusikan tentang FLG tadi dan sekitar jam 8.00 kami membuat logbook dan setelah selesai membuat logbook aku dan Nara tidur.

FESTIVAL 5 GUNUNG

Posted in Ekspedisi Lereng Merapi

XPDC Lereng Merapi Journal day 2

Jogjakarta, Sabtu, 6 Juli 2019

Bangun pagi lalu, Aku dan Nara sarapan. Setelah itu aku ke sanggar dengan Nara, kami melihat Syams dan Bagas saja dan kita main UNO. Lalu kami di suruh kak Inu untuk balik ke rumah ortu asuh dan ikut ortunya ke sawah. Perjalanan ke sawahnya Beni adalah gatal, karena kita melewati sawah – sawah orang lain dan kena kakiku jadi sawah orang lain membuat kakiku gatal. Akhirnya sampai di sawahnya Beni dan kami memetik cabe, dan setelah selesai kami bertemu dengan Bagas dan Leon/Ronaldo. Kami membantu bagas dan leon untuk menyemprot tanaman ortu asuh bagas dengan bahan – bahan untuk mengusir seranga. Kami mencoba alat semprotnya satu satu. Lalu kami jalan pulang bersama bagas & leon. Kami datang ke sanggar dulu untuk main UNO lagi. Lalu kakak – kakak jaladwaranya mengajak main permainan yang baru. Permainannya adalah Kakak Teladan & Tepok Nyamuk, Aku, Syams & Wildan dan keliatannya seru! Aku akhirnya main Tepok Nyamuk setelah aku kejain logbookku, Ternyata permainan Tepok Nyamuk seru! Aku dan kelompokku membuat mind map tentang Pangan karena kami mau melakukan riset tentang pangan di Dusun Sumber. Lalu kami memperjelaskan kepada semua peserta dan kakak – kakak mentornya.

Setelah membuat mind map kami bermain dengan kak Gallant, kami main permainan bernama Salah & Benar, Cara bermainnya adalah satu orang memberitahu orang lainnya misalnya Salah & Benar lalu ia mengatakan Maju Mundur jadi kami harus Maju dan maju lagi karena ia diberitahu salah jadi kami harus melakukan yang berlawanan, Aku dan fatih berhasil menipu bagas. Setelah itu kami main benteng.

Kami lalu kumpul di sanggar dan aku dan kelompokku kerumah bu Muryani untuk membuat Bakwan Kimpul, Ternyata Bakwan kimpul bikinnya gampang dan enak, Kata Rayda bakwan kimpul rasanya kaya blueberry. Lalu kami balik ke sanggar dan kami menyadari kami ke sanggar paling lama. Lalu aku ke rumah ortu asuh untuk makan malam nasi dan telur dadar. Lalu kami ke sanggar dan kami briefing dan sekitar jam 21.00 kami menulis log book dan kami pulang dan tidur.

DOLANAN

Posted in Ekspedisi Lereng Merapi

XPDC Lereng Merapi Journal day 1

Jakarta, Kamis, 4 Juli 2019

The adventure begins....

Jam 8 malam aku di antar oleh kedua orang tua ku dan adeku ke st. Senen, kira2 jam 9 malam tiba di st. Senen. Sementara ibuku menghubungi orang tua bagas & fatih aku dan ayah ku mencoba mencetak tiket keretaku dari st. Senen ke st. Lempuyangan menggunakan kereta Progo. Dari jakarta aku berangkat bersama bagas & fatih dan aku belum bertemu dan belum berkenal keduanya. Jam 9.30 aku bertemu fatih dan ayahnya untuk pertama kalinya tak lama kemudian ketemu bagas bersam ibu & bapaknya. Setelah itu kami berkenalan dan berfoto sebentar. Kemudian terdengar pengumuman kalau kereta Progo yang kami tumpangi sudah datang dan para penumpang diharap segera memasuki kereta. Kami duduk di gerbong 8 kursi 4 ABC. Aku mengobrol dengan bagas sebentar dan aku lihat fatih langsung mengeluarkan gadgetnya untuk bermain FF (FreeFire). Dari situ aku baru tahu bagas & fatih bersekolah dan aku homeschooling. Aku duduk paling ujung ga bisa tidur karena susah posisinya sedangkan mataku sudah ngantuk. Mungkin aku tidur kira – kira 1 – 2 jam sebelum sampai di st. Lempuyangan

Jogjakarta, Jumat, 5 Juli 2019

Sampai di st. Lempuyangan pukul 6.00pagi, kami lagi mencari 2 hal yaitu 1. Toilet karena kata kakak mentornya kita harus ke toilet dulu sebelum kumpul, dan 2. tempat berkumpulnya. Sesudah kami ke toilet kami segera ke tempat berkumpul, tetapi belum ada satupun kakak mentor dan peserta. Fatih punya ide untuk mencoba sms kakak jaladwaranya dan kami menunggu sampai mereka datang. Kami menunggu sampai akhirnya mereka datang, lalu kami Breifing tentang kita kemana, naik apa dan kita ngapain. Setelah briefing aku dan peserta cowo yang lain cari toko untuk mengisi botol. Kami mengisi botol dan sekalian sarapan di toko itu. Lalu kami kumpul dan jalan ke SMP 5 untuk naik bis transjogja. Akhirnya kita sampai dan aku capek sekali karena belum tidur dan tasnya aku berat. Setelah itu kami naik bis lagi bis Cemara Tunggal, di bis itu aku akhirnya bisa tidur dan setelah keluar dari bis itu aku sudah terasa segar. Lalu kita naik angkot ke Dusun Sumber, didalam angkot kami bermain Amati Perjalanan. Amati Perjalanan adalah permainan dibuat oleh Kaysan waktu XPDC, jadi kita harus mengamati warung – warung atau pom dll. sekitar jam 11.30 sampai di Dusun Sumber dan setelah keluar dari angkot ke rumah ortu asuhku. Aku langsung meletakkan tas bawaanku dan segera sholat jumat dengan fatih. Ceramahnya aku tidak ngerti karena ceramahnya bahasa jawa, Bagas datang setelah selesai qomat. Lalu kami bermain, berkenalan dan berbagi kisah dengan anak desanya & peserta XPDC.

Kami main Mengenali Dusun Sumber, jadi kita harus mencari tempat – tempat yang ada di foto yang kakak mentornya berikan ke kita. Kelompokku paling berisik dan hampir “rusuh” karena kita saling berteriak dengan anak-anak di Dusun Sumber. Akhirnya kami santai dan kami bekerja sama untuk mencari foto terakhir. Akhirnya kami menemukannya, ternyata kita sudah melewatkan itu beberapa kali. Lalu Bagas mengajak semua untuk main UNO, permainannya jadi rusuh, semuanya teriakin bagas mulu. Akhirnya di suruh berhenti dan mengerjakan logbook, selesainya jam 21.24 malam dan setelah itu aku tidur.

JELAJAH DUSUN SUMBER (berbekal foto)

MENUJU RUMAH ORANG TUA ASUH KAMI

REFLEKSI HARI PERTAMA

Posted in Ekspedisi Lereng Merapi

Logbook day 5 of XPDC Lereng Merapi

9 Juli 2019

5.00 – 12.30

  • Bangun
  • Sarapan NasGor
  • Main bersama fatih & brian & bagas, Bagas siksa kucing
  • ke sanggar
  • Main Lempar bola, Seru!

12.30 – 15.30

  • Bikin Infografis tentang Pangan
  • Pulang
  • Makan
  • Ke sanggar
  • Lengkapin Infografisnya

15.30 – 17.00

  • Latihan main musik
  • Main Instrumen bernama Saron
  • Latihan main Instrumen sambil yg lain menari
  • Pulang

17.00 – 19.00

  • Makan
  • Fatih mampir rumah ortu asuh Aku
  • Main bareng Fatih, Beni & Nara
  • Siap2 Presentasi

19.40 – 21.40

  • Latihan Presentasi
  • Penbukaan
  • Kak Mel jelasin kenapa kita di sini
  • Presentasi, Aku takut presentasinya salah ngomong tapi tidak jadi ”perfect” presentasinya, ada juga pesan yg bagus
  • Penutupan
  • Bikin LogBook
Posted in Ekspedisi Lereng Merapi

Logbook day 4 of XPDC Lereng Merapi

8 Juli 2019

5.00 – 9.00 wib

  • Bangun
  • Bangunin Nara, lalu sarapan
  • Ke sanggar bersama Nara
  • Setelah semua datang, Kami ke pasar
  • Aku , brian & fatih bersama2 Memasak tempe
  • Kami ke pasar membeli tempe dan bawang
  • Membantu Nara Belanja
  • Mengerjakan tantangan Tukang Buah
  • Membantu Brian & fatih dengan tantanganya Penjual Bibit Cabe
  • Beli Jenang Grendul dengan Brian & Fatih
  • Ke tukang Tape tapi perut lapar
  • Nyari bubur buat makan tapi tidak ada
  • Makan bakso sebagai gantinya
  • Naik angkot 4rb Ongkosnya
  • Balik ke sanggar

9.00 – 17.30 wib

  • Pulang kerumah menaruh belanjaan
  • Balik ke sanggar
  • Refleksi
  • Wawancara Pak Witono di rumah
  • Wawancara Bu Marni di rumahnya
  • Balik ke sanggar
  • Wawancara Bu Marni lagi
  • Kerumah Bu Sri dan wawancaranya
  • “Gali lagi” kata Kak Inu
  • Wawancara Bu Sri lagi walaupun capek
  • Akhirnya selesai

17.30 – 19.30 wib

  • Pulang
  • Masak Tempe buat makan malam
  • Kakak Jaldawara datang untuk Berfoto
  • Masak NasGor
  • Makan malam
  • Kejadian, Pas Mandi pintu rusak
  • Ke sanggar
  • Main Naik Turun
  • Main yang lain
  • Ngomong Soal masak & makan bersama ortu asuh
  • Bikin Logbook
  • Diskusi tentang pertanian, petani dipasar, seberapa banyak dijual & orang desa = Lebih kaya dari pada orang kota
  • Pulang
  • Tidur
Posted in Ekspedisi Lereng Merapi

Logbook day 3 of XPDC Lereng Merapi

Juli 7 2019 : 5.00 – 6.30 wib

  • Bangun
  • Bangunin Nara lalu sarapan nasi goreng
  • Packing untuk pergi ke candi Asu & Pendem
  • Manggil yang lain
  • Kumpul di sanggar (terlambat :’))
  • Berangkat

6.30 – 9.00

  • Sampai ke candi Asu
  • Candi Asunya tutup, jadi ke candi Pendem
  • Berdiskusi mengenai relief dan candi yang rapuh
  • Cari gambar relief di Candinya
  • Balik ke candi Asu (Masih tutup)
  • Berdiskusi mengenai sampah di sungai
  • Pergi ke kali Senowo
  • Tersesat karena bagas salah arah
  • Akhirnya bertemu dengan yang lain
  • Sampai Kali Senowo

9.00 – 10.30

  • Mengeksplor sungai
  • Mencoba membuat Rock Balancing
  • Duduk bengong dekat air terjun
  • Mengikuti yang lain
  • Kecebur, Basah kuyup
  • Foto bareng
  • Spanduk Jaladwara basah kuyup
  • Ke Festival 5 Gunung

10.30 – 11.55 wib

  • Melihat panggung sebentar
  • Jajan Telor Gulung, Mie ayam, Crepes dan es krim
  • Ngobrol bersama Squad Poker (temen2 saat ekspedisi)
  • Fatih dan bagas tidur bareng di bangku
  • balik ke Dusun Sumber

11.55 – 14.30 wib

  • Sampai di Dusun sumber
  • Balik ke rumah ortu asuhku
  • Di panggil sama Squad Poker
  • Main UNO
  • Brian lempar kartu, kena marah (Rasain tuh)
  • Kami di beri tugas wawancara

14.30 – 19.00 wib

  • Ke rumah Rania
  • Ortu asuh tidak ada
  • Ke rumah aku
  • Wawancara ibu Sumpani
  • Ke rumah Rayda
  • Ortu asuh tidak ada
  • Kerumah Wildan
  • Ketemu ibu Umi
  • Wawancara tentang paceklik & pangan
  • Ke rumah Brian ga jadi
  • Ke rumah Rayda
  • Wawancara ibu Sri
  • Ke rumah Bagas
  • Wawancara ibu Hartini
  • Wawancara tentang pangan & paceklik
  • ke rumah brian
  • Wawancara ibu Suyami
  • Dikumpulin hasil wawancaranya
  • Mandi
  • Kebelet BAB
  • Isengin Rania & Alyka
  • Ke sanggar langsung ke kamar mandi

19.00 – 20.25

  • Diskusi tentang Festival 5 Gunung
  • Membuat Logbook